Senin, 18 April 2011

Problem(s)

Kali ini gue bakalan membahas tentang beban hidup yang berasa tiga ton ngegelayut di otak gue. Dan pecobaan cara gue untuk nyelesaiinnya. Juga teori teori abal gue tentang masalah.

Nothin. I just feel so tired with all stuffs that happened in this last two months.

Gatau kenapa. Sekarang kayaknya kalo gue seneng dikit aja, pasti ada masalah yang 'sedih' atau 'ngeselin' di baliknya. Sekali lagi, gue gatau kenapa.

Karma, kah?

Please, gue ga ngerasa ngelakuin apapun. Bukan bermaksud sok suci atau apa, tapi gue sendiri bukan orang yang tega nyakitin orang lain, kecuali emang orang itu udah over nyakitin gue. Serius deh, bikin masalah aja.

Jadi gini. Gue sebenernya selalu membuat teori untuk masalah gue sendiri. Dan jujur gue sama sekali ga peduli teori itu masuk akal atau ngga. Yang penting gue dapet jawaban. Itu aja udah cukup.

Teori satu.Masalah hidup itu kayak essay. Kalo lo gatau jawabannya, seenggaknya lo bisa ngarang bebas dan tetep dapet skor. Bener kan? Kalaupun masalah itu gabisa lo selesaiin, seenggaknya lo bisa ber'usaha' tetep nyoba dan cari cara. Walaupun kadang-kadang hasilnya kurang memuaskan, seenggaknya masalah itu selesai.

Terus, yang mau gue bilang kedua. Orang itu ga harus jadiin dirinya terbaik buat jadi terbaik. See? beda kan 'jadiin diri terbaik' sama 'jadi terbaik'. Entah kenapa, jadiin diri terbaik itu kayak mengagung-agungkan diri sendiri. Sedangkan kalo jadi terbaik adalah berusaha semampunya, ga 'maksa' tapi emang udah bakat darisananya.

ketiga, teori dari masalah itu sendiri. Masalah itu beda jenis sama jelangkung. Plisdong, masalah itu ga nganter dirinya sendiri ke kita-_- Makanya kita jangan suka nyari-nyari masalah. Jadi anak yang bener aja lah. Hidup tuh udah ribet ga pake masalah, gausah ditambahin ribetnya-,-

Tiga hal tentang masalah yang kalo diliat sekilas gaada nyambungnya.

Masalah hidup, itu masalah yang udah darisananya ada. Yang emang udah takdirnya kita jalanin. Nah masalah yang kita sebabin sendiri, itu kebanyakan penyebabnya adalah kita yang sotoy lalu mengagung-agungkan diri sendiri.

Jujur. Gue adalah salah satu orang yang sering kena masalah kayak gini -,-

Tapi emang masalah kayak ginian gabisa dipisahin sepenuhnya dari hidup sih. masalah itu bisa bikin kita tambah pinter, tambah bijak.

Jadi ya jangan.pernah.lari.dari.masalah.lo. masalah itu buat dihadapin, bukan buat di abaikan


ciao-dewi

Selasa, 12 April 2011

TO : THE MOST RANDOM AND SILLY FRIEND I'VE EVER HAD, DEWI




"Do you ever feel the same thing with someone who has been hurted?"

"Do you ever feel that everytime that you've wasted is all for nothing?"

"Do you ever feel that you have to stop dreaming?"

If you want to do something  with "someone",  you have to think about how it feels like to be like them when we've hurted them.

Do everything you want and don't make them wasting their special times for NOTHING.

They're only tryting to make you the happiest,  the luckiest,  and to make you feel like you are important for them :)

Give 'em a chance,  give 'em an opportunity!  :)

Bye - Gianina

(peace ya dew -_-v ini bener loh)









Friend-shipping

Gue, mengaku tadi pas ada seminar disekolah gue malah kabur makan bakwan malang sama Nina di depan sekolah Homban (of course, diiringi omelan homban yang gakebagian makan)

Berhubung baik gue ataupun Nina malas sekali pulang, dan homban yang juga masih main kwartet sama temennya. Jadi kita numpang ngobrol ngalor-ngidul didepan pos satpam SD Gunung.

Hasil obrolan kita kali ini cukup bermutu

Kalo gapernah jahat, namanya bukan temen

Coba, baca dan pikir lagi.

Ada ga sahabat yang bener-bener gapernah ngecak-cakin temennya?

Ada ga sahabat yang beneran gapernah mukul /or setidaknya nampar atau berlaku agak 'keras' sama temennya?

Ada ga sahabat yang gapernah ngomong kasar sama temennya?

Ada ga sahabat yang ga komentar kalo temennya berbuat sesuatu?

Ada ga sahabat yang gapernah ngelarang temennya?

Ada ga sahabat yang gapernah nyeret temennya seenak jempol?

gaada kan.


Coba sadarin, beda banget bahasa yang kita gunain sama sahabat, sama yang ngga terlalu deket. Biasanya kalo ga deket pasti agak jaga imej gimana gitu ngomongnya. Yang pake aku-kamu, yang bahasanya alus bgt berasa anak alim.

Bandingin kalo sama temen deket. Contoh, gue sama Nina. Gaakan tuh ada "kamu udah ngerjain peer yang ini belomm?" dengan nada sok imut. Adanya "heh cong lo udah ngerjain peer babi satu itu belom?" dengan nada setengah napsu dan ekspresi muka minta ditendang.


Menurut gue ya, itu berlaku sama semua orang. ga cuma gue doang

Jadi ya.... gue berani bilang. quotes semacam "A friend won't  hurt you whatever happens" itu salah.

See, salah.


Menurut gue lebih pantes

A friend likes to say a thousand hurting words like "Hey, watch your step you fuckin bitch" --or whatever .But it's only to correct your mistakes and makes you better than before. 


Babaiiii -dewi

Senin, 11 April 2011

Tugas Bahasa Inggris yang Tak Akan Dikumpulkan

Halo Semua!


Gue kebagian tugas bahasa inggris buat nyari narrative text yang berhubungan dengan "inspirational stories" .  Karena gue terlalu malas untuk nulis ulang cerita di chicken-soup gue,  gue milih buat nyari di google aja.


Terus masa gue ketemu dialog yang judulnya "The Reason Why I Love You" dan inilah dialog tersebut.  Pendek tapi meyakinkan (apa coba?)


Lady: Why do u like me? Why do u love me?
Man : I can't tell the reason... But I really like u...
Lady: U can't even tell me the reason... How can u say u like me? How can u say u love me?
Man : I really don't know the reason, but I can prove that I love u.
Lady: Proof ? No! I want u to tell me the reason. My friend's boyfriend can tell her why he loves her, but not u!
Man : OK...OK !!! Erm...because u are beautiful, because your voice is sweet, because u are caring, because u are loving, because u are thoughtful, because of your smile, because of your every movements...



Unfortunately, a few days later, the Lady met with an accident and became
comma. The Guy then placed a letter by her side, and here is the content :

Dearest,
Because of your sweet voice that I love u...Now can u talk? No! Therefore I cannot love u.
Because of your care and concern then I like u... Now that u cannot show them, therefore I cannot love u.
Because of your smile, because of your every movements that I love u...
Now can u smile? Now can u move? No, therefore I cannot love u...
If love needs a reason, like now, there is no reason for me to love u anymore. Do loves need a reason?
NO! Therefore, I still love u... And love doesn't need a reason...

"When loving someone... never regret what u do... o*nly regret what u didn't do"
If God brings u to it...He will bring u through it..



source : http://touching-inspiringstory.blogspot.com

Gak ada kata-kata yang gue ubah.  Ini murni gue copy-paste dari blog tadi.  


Ciao-Gianina